Selasa, 06 September 2016

IGI Bantul Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan PowerPoint

Peserta mengikuti pemaparan narasumber dalam workshop
media pembelajaran interaktif IGI-Amikom (3/9).
SLEMAN–Dalam merancang sebuah media pembelajaran, seorang memerlukan penata kelola data, programmer, dan desainer. Tim ini bertugas menjalankan konsep yang telah ditentukan sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Dhani Ariatmanto pada acara Workshop Pembuatan Media pembelajaran Interaktif yang digelar Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bantul-STIMIK Amikom, Sabtu (3/9/2016).

Pada kesempatan itu, dosen STIMIK Amikom itu menyampaikan bahwa dalam pembuatan media pembelajaran, para guru juga harus mempertimbangkan pemanfaatan image, sound, text, animasi, dan video.

Namun, Dhani mengingatkan, pemanfaatan media tersebut harus bijak dan tepat.

“Jangan sampai semua unsur itu dimasukkan dalam satu halaman tanpa fungsi yang jelas,” jelasnya.

Workshop yang digelar di Laboratorium 8 Gedung 2 STIMIK Amikom itu diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Ketua Panitia, Slamet Pujiono, menyampaikan bahwa workshop dijadwalkan dilangsungkan pukul 08.00-15.00 WIB.

“Setelah mengikuti sesi hari ini, peserta diwajibkan mengimplementasikan materi yang didapat untuk membuat sebuah media pembelajaran. Peserta ditarget menyelesaikan media dalam sepekan. Setelah itu, mereka akan mendapatkan sertifikat sebagai peserta.”

Lebih lanjut, Slamet Pujiono menyampaikan bahwa karena tujuan workshop ini untuk meningkatkan kompetensi guru, panitia hanya akan memberikan sertifikat bagi yang hadir dan menyelesaikan tugas.

“Jika ada peserta tidak bisa mengikuti dan atau menyelesaikan tugas, berarti yang bersangkutan kami pandang tidak berhasil menyelesaikan kegiatan. Itu artinya, sertifikat tidak dapat kami berikan,” uangkap Slamet Pujiono.

Pada sambutannya, Ketua IGI Bantul, Lucia Camara Dini, mengutarakan bahwa pihaknya sengaja memilih software Powerpoint.

Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya guru yang belum mampu memanfaatkan Powerpoint secara maksimal. Selain itu, menurut Camara Dini, pihaknya ingin software yang dilatihkan adalah software yang familar bagi guru peserta.

“Kami ingin software yang dilatihan di sini benar-benar software yang dimanfaatkan oleh guru. Kami pandang, Powerpointlah yang paling banyak digunakan,” ujar Camara Dini.

Kegiatan yang juga didukung oleh Microsoft Indonesia itu menghadirkan dosen STIMIK Amikom Dhani Ariatmanto, Bernadhed, Mulia Sulistiyono, Agung Nugroho, Andika Agus S., dan Tri Susanto sebagai pemateri. (sab)